Jumat, 02 April 2010

Tanda-tanda ahlak yang baik

Tanda-tanda Ahlak yang baik

Boleh jadi seseorang telah berusaha menata jiwanya, sehingga dia sudah bisa meninggalkan hal-hal yang keji dan kedurhakaan. Kemudian dia mengira bahwa ahlaknya sudah tertata, lalu tidak mau lagi berusaha. Ini tidak benar. Sebab ahlak yang baik itu merupakan kumpulan sifat-sifat orang Mukmin, sebagaimana yang digambarkan Allah swt. dalam firman-Nya, " Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang bila disebut nama Allah, gemetarlah hatinya, dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Rabb lah mereka bertawakal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rizki yang kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Rabbnya dan ampunan serta rizki (nikamat) yang mulia.” ( Q.s. Al-Anfal : 2-4).”
“ Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang khusyu dalam sholatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari ( perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau hamba sahaya yang mereka milikki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa yang mencari dibalik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat ( yang dipikulnya ) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara shlolatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi surge firdaus. Mereka kekal didalamnya.”
“ Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orrang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka , maka mereka mengucapkan kata-kata ( yang mengandung ) keselamatan.” (Q.s. Al-Furqon : 63)

Keberadaan sifat-sifat ini merupakan tanda ahlak yang baik, dan ketiadaan sifat-sifat ini merupakan tanda ahlak yang buruk. siapa yang kesulitan mengukur dirinya, maka hendaklah ia membandingkan dirinya dengan ayat–ayat ini
Ahlak-ahlak yang baik lainnya adalah, sabar dalam menghadapi gangguan.
Inilah gambaran jiwa yang bisa merendahkan diri berkat latihan, sehingga ahlak mereka menjadi baik dan batinya tidak terkecoh, lalu menghasilkan keridhaan terhadap takdir. Siapa yang tidak memiliki sifat-sifat seperti ini, maka dia harus rajin-rajin melatih diri, yang lama-kelamaan Insya Allah dia bisa mencapainya…Amin.
“ Ya Allah, limpahkanlah taufik kepada kami untuk melakukan apa-apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhoi….Amin.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar